13 Oktober 2009

KONGRES PAN; Zulkifli Hasan Mundur, Dradjad H Wibowo Maju Terus

Selasa, 13 Oktober 2009

Jakarta, Kompas - Zulkifli Hasan mundur dari bursa pencalonan ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional periode 2010-2015. Sekretaris Jenderal DPP PAN itu menjagokan Wakil Ketua Majelis Pertimbangan DPP PAN Hatta Rajasa, yang juga Menteri Sekretaris Negara, sebagai Ketua Umum DPP PAN.

Di pihak lain, ekonom yang juga mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dradjad H Wibowo, maju terus. Orang dekat mantan Ketua Umum DPP PAN Amien Rais itu pun terus menggalang dukungan.

Dari hasil kunjungan ke-15 provinsi, menurut Zulkifli, sebagian besar mendukung pencalonan Hatta Rajasa karena melihat rekam jejak, senioritas, serta jaringan luas.

Ketika ditanya pers soal pencalonan dirinya, Zulkifli pun tidak menyatakan kesiapannya, tetapi langsung menegaskan dukungannya kepada Hatta. ”Saya berpendapat, untuk kepentingan partai, Pak Hatta Rajasa yang pas,” ucapnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (12/10).

Secara terpisah, Dradjad tetap menunjukkan niatnya untuk memimpin PAN meski belum secara resmi mendeklarasikan diri. ”Saya berharap PAN jadi pelopor politik kepercayaan melalui kongres,” ujarnya.

Menurut Dradjad, kalau semua partai politik berebut kekuasaan, akan mempersulit partai mengambil posisi dengan pemerintah.

Hal ini akhirnya mencederai kepercayaan masyarakat. Pengalaman partai politik yang dipimpin anggota kabinet pada 2004-2009 harus dijadikan pelajaran oleh PAN.

Kongres Ke-3 PAN direncanakan diadakan tanggal 8-10 Januari 2010 di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Suara yang akan diperebutkan di Kongres PAN berjumlah sekitar 1.200 suara.

Setiap Dewan Pimpinan Daerah mendapatkan dua suara, yaitu ketua dan sekretaris. Dewan Pimpinan Wilayah mendapat tiga suara, terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara. DPP berjumlah 200-an suara. (sut)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar