Rabu, 11 November 2009 | 03:05 WIB
BANDUNG, KOMPAS - Lima proyek investasi di Jawa Barat senilai Rp 14,6 triliun (1,5 miliar dollar AS) diminati investor luar negeri. Minat investasi meliputi sektor pengembangan energi minihidro, pengolahan dan penyediaan air bersih, serta infrastruktur transportasi.
Kepala Badan Koordinasi, Promosi, dan Penanaman Modal Jabar Iwa Karniwa mengatakan hal itu di sela-sela pelaksanaan West Java International Expo (WJIE) 2009, Selasa (10/11) di Kota Baru, Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat. Kepastian minat investasi itu merupakan hasil pertemuan para calon investor dengan pelaku usaha lokal yang difasilitasi pemerintah provinsi.
”Kami akan terus mengawal proses investasi hingga keluarnya izin usaha tetap. Kami berharap realisasinya selesai dalam lima tahun ke depan,” ujarnya.
Proyek investasi di sektor energi minihidro yang terletak di Desa Girimukti, Kabupaten Cianjur, senilai 23 juta dollar AS. Untuk sementara, potensi energi terbarukan di wilayah itu sudah dirintis perusahaan lokal, yakni PT Girimukti Energy. Namun, pengembangannya membutuhkan investasi yang relatif besar.
”Untuk pengembangan energi minihidro ini, investor yang tertarik dari Korea Selatan dan Amerika Serikat,” kata Iwa.
Sementara itu, investasi di sektor penyediaan air bersih meliputi proyek Indramayu Regency Water Supply di Indramayu (1 juta dollar AS), Bandung Regency (South Area) Water Supply (17 juta dollar AS), dan West Cikarang & Cibitung Bekasi Regency Water Supply (28 juta dollar AS).
Satu proyek besar yang juga telah diminati adalah pembangunan Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka. Pembangunan bandara itu diperkirakan menelan biaya hingga 1,4 miliar dollar AS.
Iwa menjelaskan, kelima minat penanaman modal yang sebagian besar berasal dari asing (PMA) tersebut akan bekerja sama dengan pengusaha lokal yang saat ini sudah menangani proyek-proyek itu.
Sebanyak 25 proyek investasi ditawarkan pemprov dalam WJIE 2009 dengan total investasi 4,37 miliar dollar AS. (GRE)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar